oleh

Hebatnya K9 Dalam Menemukan Jenazah Korban Longsor di Cirebon

-Bencana-88 Dilihat
banner 468x60

Kab Cirebon, PWPM NEWS.web.id –

Dari Tanggal 31 Mei 2025 Unit K9 Polri di kerahkan ke lokasi longsor di Jawa Barat untuk membantu pencarian korban, bersama Basarnas dan operator alat berat, anjing pelacak berhasil mendeteksi sejumlah titik jenazah yang tertimbun di area sulit di jangkau.

Dir Samapta Polda Jabar Kombes Pol. Ahmad Yanuari Insan S.I.K., M.Si mengatakan bahwa dengan kemampuan deteksi yang tinggi, K9 menandai lokasi keberadaan korban, lalu di lakukan penggalian oleh alat berat. Selama dua hari pencarian, lima jenazah berhasil di temukan berkat ketepatan dan kecepatan deteksi Unit K9, yang menjadi elemen kunci dalam operasi penyelamatan ini.

Pada Sabtu, 31 Mei 2025, pukul 13.30 WIB, Unit K9 mendeteksi dua titik di area longsor yang di curigai terdapat korban. Setelah di beri tanda oleh anjing pelacak, Basarnas dan operator alat berat menggali lokasi tersebut dan berhasil menemukan tiga jenazah: Sakira Bin Jumair (44), Sunadi Bin Surmi (31), dan Sanadi Bin Darta (47), yang kemudian di evakuasi ke RS Arjawinangun.

Pencarian di lanjutkan pada Minggu, 1 Juni 2025. Enam titik baru kembali di temukan dan di tandai pukul 08.30 WIB, lalu di gali oleh alat berat. Hasilnya, dua jenazah tambahan di temukan an. Nalo Bin Sanjaya (43) dan Wahyu Bin Galih.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi terhadap peran strategis Unit K9. “Unit K9 menjadi ujung tombak dalam mempercepat proses evakuasi. Ketepatan deteksi yang luar biasa ini sangat membantu menghemat waktu dan sumber daya di lapangan,” ungkapnya, Senin (2/6/2025)

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., juga memberikan pernyataan atas keberhasilan ini. “Kami sangat mengapresiasi dedikasi para personel Unit K9 yang telah bekerja dengan penuh semangat dan profesionalisme. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa peran satwa pelacak sangat penting dalam operasi penyelamatan korban bencana,” ujarnya.

“Kami akan terus mendukung dan mengoptimalkan peran K9 dalam setiap operasi SAR. Demi mempercepat evakuasi dan juga memberikan kepastian bagi keluarga korban.” ujarnya.

Hingga Minggu siang, tercatat lima jenazah berhasil di evakuasi dari empat titik berbeda yang di tandai oleh Unit K9. Namun, proses pencarian harus di hentikan sementara karena adanya longsor susulan yang membahayakan keselamatan tim di lapangan.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa kemampuan Unit K9 bukan sekadar pelengkap dalam operasi penyelamatan. Melainkan komponen utama yang sangat di andalkan dalam misi kemanusiaan. Ketangguhan, kepekaan, dan juga kesetiaan satwa pelacak telah berkontribusi besar dalam menemukan korban secara cepat dan tepat. Memberi harapan bagi keluarga korban, serta memudahkan kerja tim SAR secara keseluruhan.

(Wawan)

Bid Humas Polda Jabar

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *