oleh

Cimahi Bangkitkan Aksi Solidaritas Lintas Iman Untuk Korban Longsor di Cisarua, KBB

banner 468x60

 

Cimahi, 1 Februari 2026, Dalam aksi nyata memperkuat tali persaudaraan dan kemanusiaan, perwakilan organisasi lintas agama Kota Cimahi melakukan kunjungan kemanusiaan dan membantu proses evakuasi ke Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Kunjungan ini merupakan respon cepat terhadap musibah tanah longsor yang melanda wilayah tersebut, yang mengakibatkan sejumlah warga terdampak dan membutuhkan bantuan.

Rombongan yang terdiri dari berbagai elemen keagamaan diantaranya GP Ansor, Banser, Pemuda Katholik, Perwakilan Gereja St Ignatius dll, tidak hanya hadir untuk menyalurkan bantuan material hasil donasi masyarakat Cimahi, tetapi juga turut serta dalam proses evakuasi dan pendistribusian logistik kepada para korban. Bantuan yang terkumpul, berupa pangan, obat-obatan, pakaian layak pakai, dan kebutuhan dasar lainnya, diserahkan melalui posko-posko penanggulangan bencana setempat untuk memastikan penyaluran yang tepat sasaran.

 

“Kehadiran kami hari ini mewakili kepedulian seluruh masyarakat Cimahi yang ingin meringankan beban saudara-saudara kita di Cisarua. Ini bukan sekadar tentang mengantar bantuan, tapi tentang membangun semangat, memberikan harapan, dan menunjukkan bahwa dalam perbedaan keyakinan, kita tetap satu dalam kemanusiaan,” ujar Bayu Annaser perwakilan dari GP Ansor (1/2)

Aksi solidaritas ini menekankan bahwa nilai-nilai luhur dari setiap agama mengajarkan untuk peduli dan membantu sesama yang sedang mengalami kesulitan. Kerja sama yang erat antarumat beragama dalam koordinasi dengan relawan dan posko setempat memperlancar proses evakuasi korban dan distribusi bantuan secara lebih terorganisir.

“Alhamdulillah, Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada seluruh donatur dari Kota Cimahi khususnya pada ‘Aksi Lintas Iman’ yang telah menitipkan amanah dan kepeduliannya melalui kami. Semoga bantuan ini dapat menjadi penyejuk hati dan penguat bagi warga terdampak untuk melewati masa-masa sulit ini,” tambahnya (1/2)

 

Diharapkan, sinergi lintas agama yang terbangun dalam aksi tanggap darurat ini tidak berhenti di sini, namun dapat terus dikembangkan sebagai bentuk ketahanan sosial masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan. Bantuan dan doa dari berbagai pihak masih sangat dibutuhkan untuk pemulihan warga dan rehabilitasi kawasan terdampak bencana longsor. Tutupnya (1/2)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *